Seni Teater

SENI TEATER

 

  1. SIKAP APRESIATIF, NILAI MORAL, dan NILAI FILOSOFIS KARYA TEATER
    1. Sikap apresiatif

Sikap apresiatif terhadap seni teater harus disertai dengan pengamatan langsung agar karya teater tersebut dapat dipahami.

  1. Nilai moral dan nilai filosofis karya teater

Pesan moral adalah pesan sikap dan spriritual seniman untuk dapat pengesahan dari masyarakatnya sedangkan nilai-nilai filosofis merupakan visi seorang pengarang yang ingin disampaikan kepada penonton.

 

  1. MERANCANG KARYA TEATER KREATIF
    1. Bagian naskah

Bagian-bagian naskah drama merupakan unsur pokok  yang berperan dalam perwujudan naskah drama. Unsur tesebut terdiri atas plot, struktur dramatik, tokoh cerita (teater),tema dan dialog.

  1. Plot

Yaitu rangkain peristiwa yang satu sama lain dihuubungkan oleh hukum sebab akibat. Adapun plot tersebut dibangun oleh unsur-unsur sebagai berikut :

  • Ketegangan suspense
  • Kejutan/surprise
  • Foreshadowing
  • Ironi dramatik

 

  1. Struktur dramatik

Struktur dramatik terdiri atas bagian-bagian yang satu sama lain saling menunjang. Adapun bagian-bagian itu adalah :

  • Eksposisi
  • Komplikasi
  • Klimaks
  • Resolusi
  • Koonklusi
  1. Tokoh cerita atau karakter

Yaitu bagian paling aktif yang menjadi penggerak cerita, yang mengambil bagian dan mengalami peristiwa atau sebagaian peristiwa yang digambarkan didalam plot. Sifat dan kedudukan tokoh cerita dalam naskah drama beraneka ragam sebagai berikut :

  • Tokoh major
  • Tokoh penengah
  • Tokoh pembantu
  • Tokoh kepercayaan
  • Tema
  • Dialog
  1. Pembangunan watak peran

Untuk bisa mencapai permainan yang baik, seorang pameran atau aktor harus mendapat gambaran tentang peran yang akan dimainkannya. Oleh karena itu, seorang pemeran atau  aktor harus lebih dahulu menelaah psikis tokoh yang akan dimainkan, agar bisa menghayatinya dengan sempurna.

  1. Media dan bentuk penyajian naskah drama

Mengapa naskah drama untuk dipentaskan merupakan proses transformasi dari bahasa verbal (kata-kata) ke dalam pertunjukan (multi-bahasa). Media pengungkapan gagasan didalam teater tidak hanya dapat menggunakan kata-kata tetapai dapat juga menggunakan gerak (akting), rupa, warna, atau bunyi.

  1. Menyusun karyya drama sesuai dengan kaidah pentas

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pementasan sebuah drama, yaitu sebagai berikut :

  • Memiilih naskah atau skenario sesuai dengan bentuk garapan yang akan dipentaskan
  • Penggarap dapat divariasikan bentuk krestivitas garapannya, sepertii bahasa gerak (tarian), bahasa musik (dinyanyikan), dan bahasa rupa (melaui benda-benda artistik panggung)
  • Harus memperhatikan tempo ppermainan agar tiidak menimbulkan rasa jenuh bagi penonton
  • Dialog para pemain harus terdengar jelas ditelinga para penonton
  • Tata letak benda-benda artistik diatas pentas atau yang dimainkan oleh pemeran harus sesuai dengan cerita yang disajikan
  • Kostum dan rias para pemain harus sesuia dengan karakteristik tokoh-tokoh yang diperankan
  • Mengatur pola blocking pemain
  • Tata cahaya harus berfungsi sebagai penerangan untuk berbagi peristiwa di atas pentas dan sekaligus memberikan efek-efek suasana dalam adegan
  • Musik harus diciptakan khusus agar mendukung suasana cerita yang dipentaskan

 

  1. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB TIM KERJA TEATER
    1. Tim produksi

Yaitu tim yang bertugas dan bertanggung jawab untuk mengelola pergelaran, diantaranyya pembayaran, perizinan, dan pemasaran (publikasi). Tugas dan tanggung jawab tim produksi adalah sebagai berikut :

  1. Produser
  2. Manajer
  3. Sekretaris
  4. Bendahara
  5. Publikkasi
  6. Boox office
  7. Tim artistik

Yaitu tim yang bertugas menciptakan karya seni sesuai tema yang telah ditentukan. Tim ini dipimpin oleh seorang pimpinan artistik yang merangkap sebagai sutradara dibantu oleh stage manager. Tugas dan tanggung jawab personal tim artistik adalah sebagai berikut :

  1. Sutradara
  2. Stage manager
  3. Penata kostum
  4. Penata set dan dekorasi
  5. Penata rias
  6. Penata lampu
  7. Penata suara
  8. Aktor dan aktris
  9. Crew (petugas)

 

  1. BERMAIN PERAN

 

  1. Timming

Dalam teknik bermain, timmingberarti ketetapan waktu, yaitu hubungan antara gerakan jasmani yang berlangsung sesuai dengan kata atau kalimat yang diucapkan.

  1. Tempo permainan

Tempo dalam bermain teater adalah cepat lambatnya suatu permainan. Tempo permainan yang tepat adalah tempo yang sesuai dengan kebutuhan permainan dan kejelasan jalan cerita. Tempo permainan yang menarik adalah tempo permainan yang didalamnya mengandung keragaman : cepat, lambat, dan sedang.

  1. Takaran permainan

Kerja seorang pemain adalah menampilkan tokoh dalam naskah atau skenario yang diwujudkan oleh hasil daya imajinasi atau daya khayalan kedalam bentuk nyata. Cara terbaik untuk seorang pemimpin di dalam melaksanakan pekerjaannya adalah dengan penciptaan tokoh yang berkaitan dengan banyak sekali unsur antara lain analisis peran, karakterisasi lewat suara, ucapan, penghayatan, watak tubuh, pikiran dan lain sebagainya.

 

  1. BERLATIH TEATER
    1. Respon

Yaitu kesanggupan mendengar dan menanggapi dalam ilmu pemeranan.

  1. Improvisasi

Yaitu dialog atau gerakan pada saat pementasan. Biasanya, improvisasi dilakukakn ketika pemain tidak dapat mengingat dialog, gerakan, interaksi laku, ataupun grouping. Improvisasi pun bisa dilakukan pada kegiatan seni lainnya, seperti membaca puisi, pentomim, berpidato dan sebagainya.

 

  1. Motivasi

Yaitu unsur yang menentukan perbuatan maupun dialog yang dicapai oleh pemain.

  1. Sikap dan gerakan badan

Seseorang yang mampu menghayati  peranannya dengan baik secara spontan akan melahirkan gerakan-gerakan tanpa sadar, seakan-akan ia memahami benar isi jiwa yang dibawakannya. Oleh karena itu, seorang pemeran harus melatih kepekaan emosinya dengan membuka jiwanyan kepada peran, dan kepada segala sesuatu yang ada di sekslilingnya serta memberikan tanggapan emosi pada berbagai rangsangan, misalnya musik, suara angin,  suara hujan, dan sebagainnya.

 

sumber : Suherman,yuyus.2006.seni budaya.jakarta:Grafindo Media Pratama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s