perintah internal dan eksternal pada DOS

“ PERINTAH INTERNAL DAN EKSTERNAL PADA DOS “

 

  1. CONTOH-CONTOH PERINTAH INTERNAL DALAM DOS
  2. a.   CLS

Clear screen digunakan untuk membersihkan semua tulisan yang ada di layer computer.

Setelah menggunakan perintah cls maka tampilannya akan menjadi seperti gambar dibawah ini :

  1. b.   VER

Digunakan untuk menampilkan versi DOS yang digunakan.

Contoh:         C:\>ver

  1. c.   REN

Digunakan untuk mengubah (Rename) nama file dengan file yang baru.Perintah ini tidak akan mengubah isi dari file tersebut. Bentuk umumnya:

REN <nama_file_lama> <nama_file_baru>

Contoh: C:\>ren tugasm~1.doc tugasku.doc

Perintah diatas berarti mengubah nama file dari tugasm~1.doc menjadi tugasku.doc

Setelah di rename maka akan menghasilkan berikut ini :

  1. d.     TYPE

Digunakan untuk menampilkan file text.perintah ini hanya bisa digunakan untuk satu file saja dan hanya untuk file text. Contoh:

A:\>type surat.txt {diasumsikan file surat.txt ada di disket}

  1. e.    DATE

Berfungsi untuk mengubah tanggal dari system dos.Bentuk/format pengisiannya adalah  mm-dd-yy atau bulan,tanggal,tahun

  1. f.     TIME

Digunakan untuk merubah system waktu yang ada pada dos:

  1. g.    PROMPT

Bentuk umumnya:

PROMPT [prompt_text] [$parameter]

Parameter yang ada:

  • $g :menempilkan karakter>
  • $h :menghapus kerekter sebelumnya(berfungsi seperti backspace).
  • $n :menampilkan default disk yang digunakan.
  • $p :menampilkan posisi direktori yang sedang aktif dari drive default.
  • $q :menampikan karakter “=”
  • $t :menampilkan jam yang aktif
  • $v :menampilkan versi MS-DOS yang dipakai.
  • $$ :menampilkan karakter “$”.
  • $_ :pindah baris (line feed).
  • $1 :menampilkan karakter <.
  • $b :menampilkan karakter !.
  • $d :menampilkan tanggal yang aktif.
  • $e :berfungsi sebagai tombol ESC.

Prompt di MS-DOS menunjukkan bahwa DOS siap menerima perintah. Secara default bentuk prompt adalah :

C:>

Contoh penggunaan prompt:

Prompt $L$L Ragil Thea $G$G$_$_$P$G

Maka akan diperoleh hasil berikut ini :

Untuk selalu mendapatkan bentuk tanda prompt seperti yang anda inginkan maka kita bisa menempatkan perintah prompt tersebut pada file AUTOEXEC.BAT

 

  1. h.    DEL

Berfungsi untuk menghapus atau mendelete file. Bentuk umum :

Del[nama_file]

Contoh:

C:\latdos>del *.doc {digunakan untuk menghapus semua file yang berektensi

doc}

Gambar sebelum di delete.

Gambar setelah dilakukan perintah del*.doc

Lihat isi directory dengan dir

  1. CONTOH-CONTOH PERINTAH EKSTERNAL PADA DOS
    1. CHKDSK

Bentuk:

CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V)

Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang ditemukan pada FAT(file system), keutuhan dari file dan disk,menampilkan total memory yang masih tersedia,melihat sistemnya serta dapat juga memperbaikinya bila ada kesalahan. Jika CHKDSK menjumpai adanya error maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya.

Parameter

  • /F :digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk.
  • /V :digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory

Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika terjadi kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan atau error tersebut.

Gambar CHKDSK

  1. DISKCOPY

Digunakan untuk membuat salinan disket.dalam DOS Versi 6.X. Perintah ini bisa

digunakan untuk menyalin satu sumber ke sumber lainnya

Bentuk Umum:

DISKCOPY (drive1:drive2:))(/1(/V) Switches

  • /1 :menyaliln hanya pada satu bagian saja.
  • /V :menguji file yang telah disalin.

 

Contoh:

A:diskcopy A: A:

Mengkopy dari drive sumber A: ke A:

A:diskcopy A: B:

Mengkopi sumber A: ke B:

Note:

Instruksi diskcopy hanya dapat digunakan pada floppy disk. Diskcopy tidak bisa

digunakan untuk mengkopy dari dan ke harddisk.

  1. FDISK

Fdisk digunakan untuk mengetahui informasi tentang partisi harddisk yang dimiliki serta dapat juga melakukan:

  • Membuat partisi dan drive Logical (Logical Drive).
  • Mengatur partisi yang aktif.
  • Menghapus partisi dan logical drive.

 

Bentuk Umum:

FDISK/STATUS/MBR

Keterangan :

  • /status : Untuk menampilkan informasi tentang partisi dari system komputer kita.
  • /mbr : Master Boot Record parameter ini bisa ditambahkan jika kita ingin memformat hard disk yang terinfeksi Virus boot record.

 

Jika menggunakan FDISK maka data pada partisi yang akan diubah akan hilang jadi backuplah terlebih dahulu

Menu Utama FDISK pada DOS 6.22

Dari Gambar diatas terdapat 4 Opsi yang disediakan oleh FDISK:

  1. 1.    Create DOS Partition or Logical drive,berfungsi untuk membuat partisi DOS atau drive Logical DOS.
  2. 2.    Set Active partition, berfungsi untuk mengatur partisi yang akan diaktifkan.
  3. 3.    Delete partition or Logical drive,berfungsi untuk menghapus partisi DOS atau Logical Drive.
  4. 4.    Display partition information,berfungsi untuk menampilkan informasi tentang partisi.

 

  1. FORMAT

Bentuk Umum:

FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/F:size][/B][/S]

FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/U][/T:tracks/N:sector][/B|s]

FORMAT drive:[/Q][/U][/1][/4][/8][/B|S][/BACKUP]

  • /V :Menentukan Volume Label sebagai Identitas disk Panjang character <=11
  • /Q :Memformat Drive dengan cepet (Quick).
  • /U :cara ini digunakan untuk hardisk yang sering mengalami kesalahan baca dan tulis
  • /F:size :menentukan kapasitas disk yang akan di format.
  • /B :memberikan cadangan tempat untuk system operasi seperti IO.SYS dan
  • MSDOS.SYS pada disk yang baru di format.
  • /S :menyalin system operasi seperti file IO.SYS dan MSDOS.SYS dan
  • Command.Com dari system yang memiliki drive startup.
  • /T:tracks :menentukan jumlah tracks
  • /N:sector :menentukan jumlah sector per track operator /N digunakan bersama /T
  • tetapi tidak dapat digunakan bersam /F.
  • /1 :memformat pada satu sisi dari floppy disk.
  • /4 :memformat disket 51/4 inch
  • /8 :memformat disket 5 ¼ inch dengan 8sector per track.

 

  1. SCANDISK

Bentuk Umum:

SCANDISK[drive:][drive:][/all][checkonly|autofix[/nosave]|custom][/surface][/mono][/nosummary][/fragment][/undo]

Keterangan:

Drive :berisi drive yang akan dicheck

  • /AUTOFIX :digunakan untuk mengecek dan memperbaiki jika ada kerusakan tanpa meminta konfirmasi dari kita untuk memperbaiki atau tidak.
  • /ALL :digunakan untuk menecek dan memperbaiki semua local drive
  • /CHECKONLY:digunakan untuk mengecek drive tanpa perbaikan.
  • /CUSTOM :digunakan untuk menjalankan scandisk dengan menggunakan konfigurasi dari file scandisk ini.
  • /MONO :digunakan jika kita menggunakan monitor monochrome.
  • /NOSAVE :digunakan untuk menghapus cluster yang rusak jika ditemukan tanpa merekam data.
  • /NOSUMARRY:digunakan untuk tampilkan hasil output tanpa full screen untuk setiap kali pengecekan.
  • /SURFACE :aotomatis cek permukaan disk sebelum mengecek lainnya.
  • /UNDO :untuk membatalkan proses scandisk.
  • /FRAGMENT :untuk mengecak file yang sudah didefragmentasi.

Contoh:

A:\>scandisk c:

Artinya mengecek drive c

C:\scandisk /all

Artinya mengecek semua drive yang ada.

  1. XCOPY

Bentuk Umum:

XCOPY SUMBER [DESTINATION] [/Y|-Y] [/A|/M] [/D:DATE] [/P] [/S] [/E] [/V][/W]

Keterangan :

DESTINATION diisi dengan subdir letak file secara lengkap.

  • /Y :Untuk tidak menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
  • /-Y :Untuk menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
  • /A :Menyalin hanya pada file yang berattribut archieve(arsip).
  • /M :Menyalin file yang telah diberi attribute archieve.Switch ini berbeda dengan /A karena Switch /M merubah attribute file asal.
  • /D :date menyalin hanya file yang dimodivikasi pada tanggal yang telah dispesifikasikan.
  • /P :digunakan agar MS-DOS menanyakan terlebih dahulu setiap aktifitas XCOPY.
  • /S :Menyalin suatu diraktori berikut seluruh file dan subdirektori didalamnya. Kecuali direktori kosong.
  • /E :Digunakan bersama switch /S yang fungsinya untuk menyalin suatu direktori berikut sub-sub directory didalamnya termasuk direktori yang kosong.
  • /V :untuk memeriksa setiap file yang disalinkan tersebut sama dengan file asal.
  • /W :Digunakan agar MS-DOS menampilkan pesan-pesan terlebih dahulu dan menanyakan tindakan selanjutnya,sebelum xccopy menyalin file-file tersebut.

Contoh:

A:\>xcopy a: c: /s/e

Untuk menyalin file-file dari A: ke C: termasuk termasuk subdirektori kosong.

Proses pengkopian sukses sebanyak 40 file yang di copy ke C:

  1. VOL

Perintah ini digunakan untuk menampilkan Volume label atau nomor seri dari sebuah disk.

Contoh:

A:\>Vol

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s